Minggu, 26 Desember 2010

trip to Kotamubagu,

sabtu 25 desember 2010,
saya dan teddy melakukan perjalan yang sangat menarik,
perjalanan kami kali ini menuju Kotamobagu  kira-kira 200 km dan Gorontallo kira-kira 500 km dari kota Manado,
bagi saya ini pengalaman pertama, tapi tidak untuk teddy.

perjalanan kami awali jam 9 pagi dari kos menuju rumah anto, dengan cuaca mendung,
kami tiba di saat yang tepat,
langsung ditawarkan makan dari orang rumah,
kebetulan kami belum sarapan,
tampa ragu-ragu kami langsung makan, 
hitung-hitung hemat ongkos, 
dan itulah salah satu tujuan ke rumah anto,
selain mengambil jeket saya,
setelah makan anto menasehati (macam opa2),
kata anto "qt lia2 ada yang mo mati kedinginan di jalan ini, sudah jo pigi !, napa torang anak2 mo pigi pasiar pa tamang2, rugi ngoni"
teddy menjawab " bin tetap fokus "
saya menambahkan " kalau mati itu berarti su ajal, su bosan di Manado "

anto mulai memberi saran, "bawa jo qt pe sleeping bed, qt tau di kota dingin. kompor portable bawa jo supaya biar cuma air panas untuk di jalan, ataw kalo ngoni mau napa qt pe jeket parasut anti air, ambe jo "
saya " sleeping bed nn mo kase qt pake stengah teddy setengah, nda mungkin. tu kompor su habis gas percuma torang mo bawa, qt su bawa jeket dua. "
teddy " jeket jo, sapa tau nanti perlu"

perjalanpun di mulai 11:30,
belum jauh perjalan hujan pun turun, kami berteduh di warung,
ternyata banyak pemudik sepeda motor yang berteduh di warung bersama,
ada pasangan suami istri yang membawa anak cewe yang berumur sekitar 8 tahun, kasihan tu ade,
hujan dianggap cukup redah, kami melanjutkan lagi,
teddy melaju dg kecepatan sekitar 80 km/h,
belum cukup 1 jam pantatku sudah sangat sakit,
gantian, saatnya mubin beraksi,
hujan datang, karena di tengah hutan, lanjut saja,
Amuarang, singgah makan salak dan sedikit istirahat,
pakaian basah dan sepatu sudah seperti kolam, bisa pelihara ikan,
Poigar tempat berhanti selanjutnya, hujan disertai angin penyebabnya,
inilah tempat istirahat yang paling lama,
tiba di Kotamubagu jam 5 dengan badan yang basah dan bergemetaran,
tak tau mau bikin apa di sini, kami buta tentang kota ini, 
saya mulai menelpon teman2 orang kota,
dari beberapa nomor hanya satu yang menjawab,
lili, jawaban yang tidak di inginkan, "ado qt ada pasiar pa taman ni dia, singgah jo pa angga di molinow"
"ted bagemana? "
"bin cari warung jo dulu, su lapar, nanti baru bapikir"
di warung kami memilih untuk mencari penginapan,
ibu kasir bilang di penginapan karya dua yang harganya lumayan terjangkau,
tampa pikir panjang lagi, kami langsung mencari tempat itu,
dan ternyata penginapan itu tepat di samping rumah lili,
dalam kamar kami merubah rencana, kerena baju dan jeket basah kuyub,
kami membatalkan perjalanan ke gorontallo,
memilih langsung balik ke Manado besok,
karena semuanya sudah basah,

pagi, kami di bangunkan oleh suara anak yang sedang bermain bola,
hebatnya mereka bermain di tengah jalan dan tidak menghiraukan kendaraan yang lewat,
dan jalan ini ada di samping pasar yang kendaraannya lumayan ramai, luar biasa,
ini baru namanya STREETBALL,
tampa mandi kami mencari sarapan,
naik bentor keliling kota, itu tema pagi itu,
puas, senang, hitung2 jadi turis,

mandi dan melanjutkan perjalanan ke Manado,
untung teddy bawa jeket dari anto,
berguna juga,
ada sms dari angga,
singgah jo, sapa tau dapat makan,
pucuk di cinta makan pun gratis, hahahaha,
dan memang dapat makan,
beruntungnya,
jam 1 kami meninggalkan rumah angga,
waktu yang tepat,
di perjalanan kami tidak kehujanan,
hujan telah redah, dan perjalanan pun lancar,

sampailah kami di Manado, tepatnya kos tercinta jam 5,
dan saya mulai menulis tulisan ini,

Selasa, 16 November 2010

belum ada judul,

hari ini untuk ke 3 kalinya saya tidak merasakan suasana Idhul Adha sama2 keluarga,
saya sangat merindukan suasana seperti 3 tahun lalu dan tahun sebelum-belumnya,
seperti 2 tahun sebelumnnya (tepatnya idhul adha pertama di manado) suasana lebaran haji hanya terasa di mesjid saat shalat ID, setelah pulang ke kos suasana itu hilang dan berubah menjadi rutinitas di hari2 libur biasanya,
saya dan beberapa teman bertukar pengalaman waktu leberan bersama keluarga dan teman di kampung halaman, hanya di temani oleh secangkir kopi dan sebatang rokok,
hampir semuanya memegang hp, sayapun juga demikian sibuk balas sms yang masuk dan minta maaf pada orang2 yang namanya ada di kontak hp,
setelah puas bercerita kamipun kembali ke kamar masing2, saya lalu menyalakan laptop, online, main poker, dan menulis tulisan ini,


biasanya sehabis shalat ID mama akan langsung menelfon saya tapi sekarang tidak, beliau mungkin sibuk melayani tamu2 yang sudah berdatangan kerumah, kalau mengingatnya saya menjadi sedih, 
mungkin saya yang harus menelfon lebih dulu, minta maaf dan mendoakannya,
bapa dan ka one pasti lagi sibuk mengurus hewan kurban di mesjid, sedangkan ka nana membantu mama di rumah,

4 orang yang paling saya cintai di dunia ini sedang sibuk dengan kesibukan masing2, tapi saya tidak tau mau bikin apa, tugas nanti saja, ol nda menarik, makan belum lapar, belajar lagi nda mut, pasiar rumah teman2 jauh, tidur ngantuk belum datang, melamun suatu hal yang membosankan, terpaksa lanjutka menulis walau kacau, tidak sistematis dan berbobot, hanya iseng2. sangat2 tidak menarik,

anak rantau itulah kata yang membuat saya kuat bila mengingat itu semua seperti kata mama "begitu kalau lagi menuntut ilmu, jauh dari orang tua, sekarang sudah enak kalau rindu tinggal telfon atau sms saja, tapi kalo mama masih sekolah dulu cuma pake surat saja, belum ada telfon. sabar2 saja nak"
mama mubin sayang mama,

setelah saya menyelesaikan tulisan ini langsung menelfon mereka,

ma, pa, ka one, ka nana  mubin minta maaf.

Jumat, 08 Oktober 2010

BIRU SELALU DI HATIKU

CHELSEA FC

Berdiri: Maret 1905
Alamat: Stamford Bridge, London SW6 1HS England
Telepon: 0870 300 1212
Faksimili: 020 7381 4831
Alamat E-mail: fitc@chelseafc.com
Laman Resmi: http://www.chelseafc.com
Ketua: Roman Abramovich
Direktur: Bruce Buck
Stadion: Stamford Bridge
Sejarah

Sukses Chelsea diraih melalui jalan panjang. Sejak didirikan pada 1905 di sebuah pub bernama The Rising Sun, Blues baru menikmati sukses sebagai klub pada pertengahan 1950-an. Tak tanggung-tanggung, gelar pertama yang digaet adalah gelar liga yang sangat bergengsi. Saat itu, Chelsea ditangani manajer Ted Drake.

Setelahnya, Chelsea mengalami pasang surut. Rencana pembenahan Stamford Bridge malah membuat kondisi finansial klub terancam. Tingkah laku hooligan malah memperparah suasana. Pada 1982, Chelsea diselamatkan Ken Bates yang membeli kepemilikan klub seharga £1 saja.

Periode sukses berikutnya pun muncul. Tidak sepenuhnya, tapi era kepemilikan Bates membuka pintu bagi periode Roman Abramovich hingga saat ini. Di bawah penanganan Bates, wajah Chelsea berubah dari klub tradisional menjadi klub kosmopolitan. Chelsea tak segan mengucurkan dana besar untuk mendatangkan sederetan pemain ternama. Glenn Hoddle, Dennis Wise, Ruud Gullit, Gianluca Vialli, atau Roberto di Matteo, adalah serangkaian nama yang mengawali era kosmopolitan Chelsea. Setelah dibeli Abramovic, wajah Chelsea pun tak lagi sama. Bahkan mungkin sangat jauh dari bayangan para pendirinya di The Rising Sun lebih dari satu abad silam.

Posisi Akhir Musim 2009/2010: Juara

Market Value:
€451.300.000

Tahun Pertama Masuk Divisi Teratas:
1907/08

Jumlah Musim Di Divisi Teratas:
75

Nama Stadion: Stamford Bridge (42.055 penonton)


Tiga Pemain Bintang:
John Terry
Berkat bujukan Carlo Ancelotti, kapten Chelsea ini tetap bertahan di Stamford Bridge. Alasan Terry untuk mencicipi tantangan baru bersama klub lain harus dipandang sebagai ungkapan protes atas prestasi Chelsea yang belum membuahkan hasil manis sejak dua kali beruntun menjuarai Liga Primer ketika ditangani Jose Mourinho. Agak ironis, karena peluang meraih kejayaan Eropa saat tampil di final Liga Champions 2007/08 dimusnahkan Terry, yang terpeleset saat menendang eksekusi penalti penentuan. Apapun, Terry masih pemain andalan Chelsea dan bersama Ancelotti yang kenyang pengalaman, sang kapten berpeluang besar mewujudkan ambisinya musim ini.

Frank Lampard
Lampard menikmati salah satu musim terbaiknya musim lalu. Peran Lampard begitu dominan di lini tengah Chelsea musim lalu; pandai memberikan umpan akurat, kerap membantu serangan tim, dan lihai mencetak gol dari lini kedua. Sepertinya tinggal nasib baik yang dibutuhkan Lampard untuk meraih gelar juara bersama Chelsea. Siapa tahu, mungkin itu bisa tiba musim ini.


Nicolas Anelka
Sempat melempem saat Chelsea ditangani Avram Grant dan Luiz Felipe Scolari, Anelka kembali menemukan penampilan terbaik Guus Hiddink. Boleh dibilang, Anelka adalah pemain terbaik Chelsea pada paruh kedua musim lalu. Kini, striker asal Prancis ini dituntut langsung tancap gas sejak awal musim agar Chelsea tidak kehilangan awal untuk bersaing di jalur perebutan gelar juara Liga Primer.




Prakiraan Susunan Pemain:
(4-3-3) Petr Cech; Jose Bosingwa, Ashley Cole, John Terry, Alex; Michael Essien, Jon Obi Mikel, Frank Lampard; Florent Malouda, Nicolas Anelka, Didier Drogba.


Pemain Cadangan:
Ross Turnbull (k), Branko Ivanovic (b), Paulo Ferreira (b), Michael Mancienne (b), Ramires (m), Yuri Zhirkov (m), Juliano Belletti (m), Daniel Sturridge (s), Salomon Kalou (s),


Nama Pelatih:
Carlo Ancelotti
 



Prediksi Musim 2010/11:
Favorit kuat juara Liga Primer musim ini. Apalagi setelah menjuarai liga musim lalu. Walaupun kalah di Community Shield tahun ini dan kepergian beberapa pemain, namun Don Carlo berhasil mendapat pemain yang tidak kalah kualitasnya dan masih muda. Carlo Ancelotti terbantu moral tim yang sudah terangkat sejak kedatangan Guus Hiddink dan tinggal mempertahankannya di level puncak. Sukses di Eropa pun bukan tidak mungkin dicapai Chelsea. Semoga dapat menjadi juara liga Champions Tahun ini.



Catatan Prestasi
Catatan Prestasi: Empat kali juara Liga Primer (plus Divisi Satu lama) (1954/55, 2004/05, 2005/06, 2009/10), Juara Divisi Dua (lama) (1983/84, 1988/89), Enam kali juara Piala FA (1969/70, 1996/97, 1999/00, 2006/07, 2008/09,2009/10), Empat kali juara Piala Liga (1964/65, 1997/98, 2004/05, 2006/07), Empat kali juara Community Shield (1955, 2000, 2005, 2009), Dua kali juara Piala Winners (1970/71, 1997/98), Juara Piala Super Eropa (1998).


sumber, Goal.com.